Silahkan pilih menu Label Blog :
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

PSPICE 9.1 Student Version

Design and simulate analog and digital circuits.

What's included with the Student Version

Limited versions of the following products are included in the student version of PSpice:

- PSpice A/D 9.1, Web Update 1, including PSpice Schematics 9.1
- Your choice of schematic editors (specify during installation)
- PSpice Schematics 9.1
- Capture 9.1, Web Update 2

Download PSPICE 9.1 Student Version


Digikey Database and libraries:

1. Download Digikey Database
2. Download Digikey Libraries

Tutorials:

http://www.uta.edu/ee/hw/pspice/
http://www.engr.colostate.edu/ECE562/Pspicetutorial.pdf
http://cobweb.ecn.purdue.edu/~ee255/lecturesupp_files/PSpice-Tutorial.pdf
http://www.ee.nmt.edu/~rison/ee321_fall02/Tutorial.html

Optimalkan Windows 7 Dengan SetteMaxer

SetteMaxer adalah sebuah tool gratis yang dapat kita gunakan untuk optimalkan Windows 7. Pada Tool ini terdapat 12 buah tweak registry untuk Windows 7.

Dengan memanfaatkan SetteMaxer kita bisa dengan praktis melakukan tweaking pada Windows 7 tanpa perlu membuka Registry Editor dan melakukannya secara manual.

Ketika menjalankannya lebih baik dengan pilihan : “Run As Administrator”

Features of SetteMaxer :
1. Optimizes the menu show delay : Sets nilai delay menus ke 0 agar OS memiliki navigasi lebih cepat.
2. Optimizes Wait to Kill Services Timeout : Sets its value to 1000 untuk mempersingkat shutdown dan lamanya restart.
3. Optimizes Wait to Kill Applications Timeout : Sets its value to 1000 untuk mempersingkat shutdown dan lamanya restart
4. Optimize Application Response Timeout : Mempersingkat Aplikasi timeout ketika sebuah aplikasi tidak respon, apakah akan diulangi atau dibatalkan.
5. Optimize Low Level Hooks Timeout : Shorten Low Level Hooks Timeout
6. Enable Auto End Tasks : Dengan cepat dapat menutup Aplikasi yang mesih berjalan ketika perintah shutdown/logoff/restart dijalankan
7. Enable Desktop Composition : Mengaktifkan Tampilan Windows Aero ketika Windows Experience Index tidak dapat dimulai/selesai atau tidak memungkinkan untuk dijalankan.
8. Disable AutoReboot on Crash
9. Disable Task Scheduler
10. Disable Remote Registry Access : Ini dapat berguna untuk melindungi regristasi yang dapat diakses dari jauh.
11. Disable User Access Control
12. Enable Sidebar When UAC Disabled : Mengaktifkan Sidebar walaupun UAC dalam keadaan disabled

Pembagian Kelas IP Address

1. IP versi 4 (IPv4)

Untuk pembagian kelas IP address saya gunakan standar IPv4 yang terdiri atas 32 bit angka binary. Dapat disimbolkan dengan angka sebagai berikut :

Alamat IP yang dimiliki oleh sebuah host dapat dibagi ke dalam dua buah bagian, yakni :
• Network Identifier atau Network Address (alamat jaringan) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat jaringan di mana host berada. Semua sistem di dalam sebuah jaringan fisik yang sama harus memiliki alamat Network identifier yang sama. Network identifier juga harus bersifat unik dalam sebuah internetwork. Alamat Network Identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255.
• Host Identifier atau Host address (alamat host) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat host di dalam jaringan. Nilai Host Identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255 dan harus bersifat unik di dalam network identifier di mana ia berada.
Ada 3 kelas address yang utama dalam TCP/IP, yakni kelas A, kelas B dan kelas C. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :

Kelas A
Ciri-ciri dari kelas A adalah jika bit pertama bernilai 0, kelas ini untuk konfigurasi jaringan yang berskala besar. Dari angka 0 sampai 7 bit berikutnya merupakan bit network dan 24 bit selanjutnya dinamakan bit host. Dengan demikian hanya ada 128 network kelas A, yakni dari nomor 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx, tetapi setiap network dapat menampung lebih dari 16 juta (2563) host (xxx adalah variabel, nilainya dari 0 s/d 255). Range addressnya mulai dari 1 – 126.

Kelas B
Ciri-ciri dari kelas B adalah jika 2 bit pertama bernilai 10, maka 14 bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 16 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 16 ribu network kelas B (64 x 256), yakni dari network 128.0.xxx.xxx - 191.255.xxx.xxx. Setiap network kelas B mampu menampung lebih dari 65 ribu host (2562). kelas ini untuk konfigurasi jaringan berskala menengah sampai yang berskala besar. Range addressnya mulai dari 128 – 191.

Kelas C
Ciri-ciri dari kelas C adalah jika 3 bit pertama bernilai 110, maka 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 2 juta network kelas C (32 x 256 x 256), yakni dari nomor 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx. Setiap network kelas C hanya mampu menampung sekitar 256 host. kelas ini untuk konfigurasi jaringan berskala kecil. Range addressnya mulai dari 192 – 223.

Selain ke tiga kelas di atas, ada 2 kelas lagi yang ditujukan untuk pemakaian khusus, yakni kelas D dan kelas E.

Kelas D
Jika 4 bit pertama adalah 1110, IP Address merupakan kelas D yang digunakan untuk multicast address, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian network address yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu network). Salah satu penggunaan multicast address yang sedang berkembang saat ini di Internet adalah untuk aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint), menggunakan Multicast Backbone (MBone).

Kelas D
Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruh kelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimen.

2. IP versi 6 (IPv6)

Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), IPv6 memiliki panjang 128-bit yang total alamatnya mungkin hingga 2128=3,4 x 1038 alamat.

Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing.

IPv6 mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration.

Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format.

Berikut ini adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner:

Untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, angka-angka biner dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit:
0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010 0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010
Setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut:
21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A

Mozilla Firefox

Mozilla Firefox (aslinya bernama Phoenix dan kemudian untuk sesaat dikenal sebagai Mozilla Firebird) adalah penjelajah web antar-platform gratis yang dikembangkan oleh Yayasan Mozilla dan ratusan sukarelawan.

Sebelum rilis versi 1.0 pada 9 November 2004, Firefox telah mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari pihak media, termasuk dari Forbes dan Wall Street Journal.

Dengan lebih dari 5 juta download dalam 12 hari pertama rilisnya dan 6 juta hingga 24 November 2004, Firefox 1.0 adalah salah satu perangkat lunak gratis, sumber-terbuka (open-source) yang paling banyak digunakan di antara pengguna rumahan.

Melalui Firefox, Yayasan Mozilla betujuan untuk mengembangkan sebuah browser web yang kecil, cepat, simpel, dan sangat bisa dikembangkan (terpisah dari Mozilla Suite yang lebih besar). Firefox telah menjadi fokus utama perkembangan Mozilla bersama dengan client e-mail Mozilla Thunderbird, dan telah menggantikan Mozilla Suite sebagai rilis browser resmi Yayasan Mozilla.

Di antara fitur populer Firefox adalah pemblokir pop-up yang sudah terpasang di dalamnya, dan sebuah mekanisme pengembangan (extension) untuk menambah fungsionalitas tambahan. Meskipun fitur-fitur ini sudah tersedia untuk beberapa lamanya di browser-browser lainnya seperti Mozilla Suite dan Opera, Firefox merupakan browser pertama yang mendapatkan penerimaan dalam skala sebesar ini.

Firefox ditargetkan untuk mendapat sekitar 10% pangsa pasar Internet Explorer keluaran Microsoft (browser paling populer dengan margin yang besar (per 2004) hingga tahun 2005, yang telah disebut oleh banyak orang sebagai tahun kembalinya “perang browser”.

Firefox telah mendapatkan perhatian sebagai alternatif dari Internet Explorer, sejak Explorer dikecam karena tuduhan ketidakamanannya. Pihak yang setuju terhadap anggapan ini mengatakan Explorer tidak mengikuti standar Web, menggunakan komponen ActiveX yang sering membahayakan, dan kelemahannya terhadap pemasangan spyware, malware dan kurangnya fitur-fitur yang dianggap pemakai Firefox penting. Microsoft sendiri telah merespons bahwa mereka tidak menganggap jika isu-isu mengenai keamanan dan fitur Explorer perlu dikhawatirkan.

sejarah GOOGLE

Google lahir dari sebuah pertemuan dua pemuda yang terjadi secara tidak sengaja pada tahun 1995.

Larry Page, alumnus Universitas Michigan yang sedang menikmati kunjungan akhir pekan, tanpa sengaja dipertemukan dengan Sergey Brin, salah seorang murid yang mendapat tugas mengantar keliling Lary.

Dalam pertemuan tanpa sengaja tadi, dua pendiri Google tersebut sering terlibat diskusi panjang. Keduanya memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda sehingga sering terlibat perdebatan.

Namun, perbedaan pemikiran mereka justru menghasilkan sebuah pendekatan unik dalam menyelesaikan salah satu tantangan terbesar pada dunia komputer. Yakni, masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data masif.

Pada Januari 1996, Larry dan Sergey mulai melakukan kolaborasi dalam pembuatan search engine yang diberi nama BackRub. Setahun kemudian pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan mengangkat reputasi BackRub. Kabar mengenai teknik baru mesin pencari langsung menyebar ke penjuru kampus.

Larry dan Sergey terus menyempurnakan teknologi Google sepanjang awal 1998. Keduanya juga mulai mencari investor untuk mengembangkan kecanggihan teknologi Google.

Gayung pun bersambut. Mereka mendapat suntikan dana dari teman kampus, Andy Bechtolsheim, yang merupakan pendiri Sun Microsystems. ''Kami bertemu dengan Andy pada pagi buta, di serambi asrama mahasiswa fakultas Stanford, di Palo Alto,'' ujar Sergey. ''Kami memberikan demo secara singkat karena Andy tak memiliki waktu yang cukup lama. Lalu, dia hanya berkata, 'Mengapa tidak aku tulis cek untuk kalian?''

Sebuah cek senilai 100 ribu dolar AS diberikan oleh Andy Bechtolsheim. Sayangnya, cek itu tertulis atas nama perusahaan Google. Padahal saat itu perusahaan bernama Google belum didirikan oleh Sergey dan Larry.

Investasi dari Andy menjadi sebuah dilema. Larry dan Sergey tak mungkin menyairkan cek selama belum ada lembaga legal yang bernama perusahaan Google. Karena itu, dua pendiri Google ini kembali bekerja keras dalam mencari investasi. Mereka mencari pendana dari kalangan keluarga, teman, dan sejawat hingga akhirnya terkumpul dana sekitar 1 juta dolar.

Dan akhirnya, perusahaan Google pun dapat didirikan pada 7 Septembar 1998 dan dibuka secara resmi di Menlo Park, California.

OPTIMALISASI WINDOWS XP

Dengan merubah setup dari start module pada Service Windows XP, Windows akan memiliki source memory lebih besar untuk aplikasi. Sehingga aplikasi memiliki space memory lebih banyak. Sedangkan mematikan program pada start-up akan membantu mempersingkat boot Windows XP. Setidaknya anda dapat mengetahui mengapa Windows anda sangat lambat ketika awal pertama kali dijalankan

( START >> RUN >> KETIK “services.msc” >> OK )

Computer Browser Module
ini untuk memonitor daftar dari computer yang terhubung kedalam jaringan Network.
Bila anda mengunakan computer tanpa terhubung dengan network / LAN, Module Computer Browser dapat dimatikan (Disable).

Distributed Link Tracking Client Module
ini difungsikan untuk memonitor hubungan antar NTFS file didalam computer sendiri atau jaringan network dengan nama domain. Fungsi module ini hanya dibutuhkan bila seseorang membutuhkan link ke computer lain pada sebuah file. Tidak semua orang membutuhkan link dari dan ke computer anda. ( Fitur ini dapat dimatikan. )

Error Reporting Service
Fungsi ini tidak berguna dan dapat di Disable.

Help and Support
Apakah anda cukup sering melakukan dan membaca help file dari Windows ??? (Matikan fitur ini).

Indexing Service Indexes contents and properties of files on local and remote computers
Bertujuan untuk mempercepat access ke file dengan cara antiran secara flexibel.
Service ini tidak dibutuhkan.

Infrared Monitor
Bila anda tidak menggunakan infrared matikan fitur ini.

Net Logon Supports pass-through authentication of account logon events for computers in a domain.
Bila anda hanya mengunakan computer sendiri saja dan tidak memiliki domain. Fitur ini dapat dimatikan.Bila anda terhubung dengan network dan sebuah domain. Fitur ini diperlukan

NetMeeting Remote Desktop Sharing
FItur ini untuk memberikan access ke computer anda melalui Netmeeting lewat jaringan Intranet. Jika anda tidak berkenan memberikan access kepada orang lain, Sebaiknya fitur ini dimatikan.

Network Location Awareness (NLA)
Module ini untuk mencatat dan menyimpan daftar network konfigurasi serta informasi lokasi. Fungsi ini tidak membantu, dan dapat dimatikan.

Network Provisioning Service Manages XML configuration files on a domain basis for automatic network provisioning.
Tidak dibutuhkan untuk computer home dan sistem simple network. Fitur dapat dimatikan.

Performance Logs and Alerts Fitur
module untuk mencatat performa computer dan kegiatan lain yang dicatat pada sebuah file (Log file).Matikan karena tidak banyak berguna untuk stand-alone.

Portable Media Serial Number Service Retrieves the serial number of any portable media player connected to this computer.
Fungsi module ini tidak berguna dan hanya diperuntukan bagi Windows Media based/compatible ("PlaysForSure") portable. Pemakai MP3 tidak membutuhkan fitur ini dan sebaiknya dimatikan.

QoS RSVP
Menyediakan pengiriman network signal dan kontrol pada local traffic. Fungsi module dengan konsep memberikan bandwidth lebih besar bagi kebutuhan aplikasi. Nyatanya fungsi ini tidak terlalu berdampak. Pilihan dapat dimatikan atau tetap digunakan.

Remote Desktop Help Session Manager Manages and controls Remote Assistance.
Tidak jelas untuk apa, dan dapat dimatikan.

Remote Registry
Memberikan otorisasi remote user memodifikasi registry pada sebuah computer.
Sebaiknya dimatikan.

Security Center
Fitur ini dapat dimatikan.Karena fungsi Security center hanya memonitor dan bukan mencegah.

Server
Dukungan file server seperti printer, file untuk berbagi atau share didalam network.
Fitur ini dapat dimatikan bila anda tidak melakukan share antar computer didalam network.

SSDP Discovery Service
Windows akan memonitor hardware lain dengan sistem Plug and Play. Fungsi ini dapat dimatikan bila anda tidak lagi menambah perangkat lain atau hardware yang anda gunakan adalah permanen. Bila anda mengunakan banyak hardware sebaiknya fitur ini tetap diaktifkan

Smart Card Manages access to smart cards read by this computer.
Anda mengunakan Smart Card pada computer anda ????
Bila tidak sebaiknya dimatikan.

TCP/IP NetBIOS Helper Management support for NetBIOS over TCP/IP (NetBT) service and NetBIOS name resolution.
Matikan bila anda tidak memerlukan NetBIOS untuk network.

Uninterruptible Power Supply Manages an uninterruptible power supply (UPS) connected to the computer.
Fitur ini khusus hanya untuk UPS yang terhubung ke computer melalui COM port. Bila tidak, dapat dimatikan

Wireless Zero Configuration
Menyediakan fungsi otomatis untuk Wireless network adaptor.
Bila anda tidak memiliki perangkat WIFI dapat dimatikan.

WMI Performance Adapter
Tidak jelas untuk apa, dan dapat dimatikan.

Workstation Creates and maintains client network connections to remote servers.
Bila anda tidak mengunakan fitur sharing dan computer anda berdiri sendiri / stand alone. Fitur ini dapat dimatikan dan tidak berdampak pada koneksi internet. Jika anda mengunakan sharing file didalam network, biarkan fungsi ini tetap bekerja.

Buang program yang tidak diperlukan dari start-up
Untuk membuka dan melihat program apa saja yang diload ketika pertama kali Windows XP mulai bekerja.

Anda dapat mengetik “Regedit“ pada Run

Fungsi Regedit adalah melihat Registry Windows dan merubahnya bila diperlukan.
Area startup terletak pada :

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

Atau gunakan msconfig yang dijalankan melalui Run. Sebagian program yang akan diload pada Sistem Windows XP ( Diluar program Windows XP ) ditempatkan di area RUN. Pastikan ketika membuang task program pada startup didalam RUN directory adalah program yang tidak anda gunakan.


Resiko pada optimisasi artikel ini

Mengunakan optimisasi dengan cara merubah Service, registry dan mematikan fitur pada sistem Windows XP tidak lepas dari beberapa resiko. Sebaiknya anda sudah mengetahui apa yang anda lakukan dengan resiko terbesar yaitu Windows XP anda tidak dapat bekerja dengan baik sampai tidak dapat masuk ke layar Windows XP.

Melakukan perubahan pada sistem, ada di tangan anda dan resiko ditanggung oleh anda sendiri !!!