Silahkan pilih menu Label Blog :

Etika Penulisan di Internet


I. Gambaran Umum
Etika adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang mengacu pada studi penilaian sosial. Etika mengacu pada analisis dan penerapan suatu konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Oleh karena itu etika sangatlah diperlukan dalam kehidupan sosial karena untuk menjaga keharmonisan dan keselarasan pada sesama manusia. Oleh karena itu dalam menulis perlu ditanamkan dasar-dasar etika dan moral.
Menulis merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Menulis biasanya dilakukan pada kertas dan menggunakan alat-alat tulis seperti pena, pensil dan lain sebagainya. Namun Seiring dengan perkembangaan zaman penulisan tidak hanya di kertas saja namun bisa mengguanakan media komputerisasi. Dengan banyaknya media sosial seperti blog, web, email, dan lain-lain dapat memudahkan penulis untuk berkarya dan berekpresi dalam penulisannya. Media sosial teknologi dapat mengambil berbagai bentuk termasuk majalah, forum internet, weblog, blog sosial, microblogging, wiki, podcast, foto atau gambar, video, peringkat dan bookmark sosial untuk dipublikasikan di masyarakat umum, oleh karena itu dalam penulisannya diperlukan etika dalam menulis karena untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan seperti penjiplakan suatu karya, isu sara, menyebarkan berita bohong, mencemarkan nama baik, dan lain sebagainya..
II. Etika Menulis
Menulis merupakan suatu proses yang mengabadikan sesuatu yang ada didalam pikirian sehingga dapat tersaji kedalam bentuk wacana atau pembahasan yang di inginkan penulis. Setiap orang bebas mengekpresikan tulisan-tulisan di dalam internet tetapi harus dalam kaidah atau etika menulis di internet. Etika menulis dapat menjadi acuan dalam mengekpresikan suatu karya tulisan di internet.
Tulisan etika menulis di internet ini adalah pribadi sopan santun dalam menulis di dunia maya. Hal ini sudah di atur dalam undang-undang no.11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Sering kali seseorang tanpa mempedulikan aspek dari etika menulis di internet tersebut. Menurut Menurut Prof. DR. Nina W. Syam, M.S, etika sebagai ilmu sendiri sebenarnya menyelidiki tentang tingkah laku moral yang dapat didekati melalui 3 cara, yaitu :


1.Etika Deskriptif
 Etika deskriptif yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sbagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil. Etika deskriptif merupakan penggambaran dan penelaahan secara utuh dan kritis tentang tingkah laku moral manusia secara universal yang dapat kita temui sehari - hari dalam kehidupan masyarakat. Cakupan analisanya berisikan sejumlah indikator - indikator fakta actual yang terjadi secara apa adanya terhadap nilai dan perilaku manusia dan merupakan suatu situasi dan realita budaya yang berkembang di masyarakat. Hal hal yang berkaitan dengan adapt istiadat , kebiasaan , anggapan-anggapan baik dan buruk tenggang sesuati hal, tindakan-tindakan yang tidak boleh dilakukan dan boleh dilakukan oleh individu tertentu ; dalam kebudayaan kebudayaan dan subkultur-subkultur tertentu yang terjadi dalam suatu periode sejarah adalah merupakan kajian moralitas dalam etika deskriptif. Telah dalam etika deskriptif tidak memberikan interpretasi secara tajam dan lugas, namun tidak melukiskan suatu fakta yang sedang terjadi dan berkembang dalam suatu masyarakat tertentu. Etika deskriptif hanya membahas dan memberikan analisa penilaiannya atas kejadian tertentu.
2.Etika Normatif
     Etika normatif yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.Dalam perbincangan dan diskusi – diskusi yang acapkali ditampilkan dan diugkapakan di media masa baik cetak , elektronik maupun virtual, kaian Etika normative yang berkaitan dengan masalah moral maerupakan topik bahasan yang paling menarik. Berbeda dengan etika deskriptif yang bersifat penggambaran yang melukiskan sebuah peristiwa yang terjadi dan berkembang di masyarakat. Para ahli etika normative dalam bahasannya tidak bertindak sebagai penonton netral saja, tetapi yang bersangkutan melibatkan diri dengan kajian penilaian tentang perilaku manusia. Penilaian baik dan buruk mengenai tindakan individu atau kelompok masyarakat tertentu dalam etika normatif selalu dikaitkan dengan norma – norma yang dapat menuntun manusia untuk bertindak secara baik dan menghindarkan hal hal yang buruk sesuai dengan kaidah dan norma yang disepakati dan  berlaku di masyarakat.
Dalam pembahasan etika  normative, seorang ahli memberikan suatu argumentasi argumentasi yang mengemukakan latar belakang mengapa suatu perilaku dianggap baik atau buruk sisertai analisis moral yang dianggap benar dan salah yang bertumpu kepada norma -norma atau prinsip prinsip etis yang dapat dipertanggungjawabkan baik secara keilmuan maupun empiris. Para hali memberikan penilaian objektif yang mempertimbangkan seluruh situasi dari individu atau kelompok masyarakat yang melakukan suatu tindakan didasari acuan - acuan yang meliputi kondisi fisik, psikologi , pendidikan , budaya dan sebagainya. Nilai Normatif adalah suatu hal yang preskretif (memerintahkan) , jadi merupakan suatu hal -hal yang tidak dapat ditawar – tawar lagi karena memberlakukan suatu kondisi perilaku individu atau kelompok masyarakat disadari oleh suatu penilaian moral.
3.Meta Etika
Meta etika merupakan suatu hal dalam menganalisis logika perbuatan dengan menganalisis baik atau buruk dalam suatu etika. Jika ini di kaitkan dalam kehidupan nyata dalam bermasyarakat tentunya akan menyangkut beberapa hal seperti perkembangan hidup masyarakat yang dihadapkan pada pandangan moral yang bermacam-macam. Modernisasi yang melanda kehidupan masyarakat yang berakibat pada perubahan cara pikir, dan kemampuan mengahadapi ideologi-ideologi asing yang mempengaruhi. Dalam menulis di internet hal yang perlu di perhatikan adalah :

1. Mengirimkan dan mendistribusikan dokumen elektronis yang bersifat pornografi, judi,menghina dan mencemarkan nama baik, mengancam, membohongi, dan menyesatkan, menyinggung Sara dan menakut-nakuti. Jadi mengirimkan email ke seseorang yang bernada ancaman bisa dijerat dengan pasal perbuatan terlarang yang menyangkut ancaman.
2. Jangan terlalu sering menulis kata-kata dengan huruf kapital/huruf besar,karena orang bisa mengira kita sedang teriak-teriak atau marah-marah.
3. Jangan melakukan Flood atau menulis kalimat secara terus-menerus dan berulang-ulang.
4. Dengan sengaja tanpa hak mengakses komputer orang lain dengan tujuan mendapatkan informasi atau dokumenelektronik,dengan sengaja melakukan pembobolan,penerobosan dan melampaui sistem keamanan elektronis. Jadi mengakses komputer orang lain tanpa izin pun bisa di tuntut ke pengadilan.
5. Melakukan penyadapan terhadap informasi elektronis atau dokumen elektronis. Bagi yang gemar menggunakan program key logging dapat terjerat dalam perbuatan ini.
6. Melakukan hal yang dapat menyebabkan terganggunya sistem elektronis. Melakukan spam yang membuat sebuah website menjadi tidak berfungsi bisa di kategorikan dalam perbuatan ini.
7. Tanpa hak melakukan penggandaan,mendistribusikan atau memproduksi sesuatu yang digunakan untuk mendukung keperluan melakukan perbuatan yang dilarang yang telah disebutkan diatas. Jadi sebagai contoh seorang programmer yang dengan sengaja membuat suatu rutin untuk membobol sebuah sistem keamanan bank dapat dikenakan ancaman hukuman. Kecuali dengan tujuan penelitian,pengujian sisterm keamanan bank tersebut dan memang pihak bank sendiri menugaskan programer tersebut.
8. Memanipulasi, mengubah, menghilangkan merusak dengan tujuan menjadikan suatu informasi elektronis atau dokumen elektronis seperti otentik. Misalkan kita memanipulasiisi transkrip kita dan mengirimkannya sebagai persyaratan untuk melamar beasiswa sudah masuk dalam kategori ini. Apalagi yang dengan sengaja membuat suatu program untuk memalsukan tanda tangan elektronis (yang dimaksud tanda tangan elektronis bukanlah tanda tangan yang di scan,tetapi sebuah kunci yang digunakan untuk authentikasi seseorang atau lembaga).
Pada era reformasi ini, banyak cara yang dapat digunakan dalam mengeluarkan pendapat, salah satunya dengan menulis. Saat ini yang banyak digunakan yaitu menulis melalui internet. Tetapi banyak aspek yang belum diketahu sesorang, terutama mengenai etika dalam menulis melalui internet.Etika menulis di internet merupakan pendapat masing-masing orang mengenai tata cara atau sopan santun menulis di dalam dunia maya. Dunia maya memiliki aturan-aturan dan sopan santun yang harus dipahami setiap orang. Banyak yang kita jumpai seseorang yang menulis tanpa menggunakan aturan atau sopan santun yang semestinya, mengirimkan dengan menggunakan email, mempublikasikan dokumen elektronik seperti gambar, video dan tulisan-tulisan dalam bentuk lain tanpa memperhatikan kode etik yang semestinya.
Untuk pembuktian bahwa seseorang melakukan perbuatan terlarang tersebut harus melalui prosespembuktian yang dapat dipertanggungjwabkan. Mislanya seseorang mengirimkan email berupa ancaman harus di buktikan apakah email tersebut diakses oleh pemiliknya atau orang lain yang telah membbobol email tersebut. Penyidikan tersebut harus memperhatikan integritas data dan prosedur standar internasional untuk penyidikan kasus yang melibatkan bukti elektronis.
Refrensi :

SOLAR TRACKER

Solar Tracker

Perancangan ini bertujuan untuk membuat suatu alat penyimpan energi listrik melalui solar cell yang dapat seoptimal mungkin mendapatkan panas dari sinar matahari. Kondisi ini dapat dilakukan jika solar cell tersebut selalu tegak lurus terhadap arah fokus datangnya sinar matahari, dengan demikian solar cell harus selalu mengikuti arah pergerakan matahari.

Untuk dapat merealisasi sistem tersebut dibutuhkan beberapa sensor peka cahaya yang membaca arah datangnya cahaya dari beberapa sudut. Sudut yang paling kuat dari sensor peka cahaya tersebut diasumsikan sebagai sudut fokus arah datangnya sinar matahari, sehingga sudut dengan fokus terkuat tersebutlah yang akan diikuti oleh pergerakan solar tracker ini.

Sebagai sensor peka cahaya digunakan 5 buah sensor peka cahaya (LDR), empat buah diantaranya diletakkan pada kondisi keempat penjuru mata-angin dan sebuah lagi ditempatkan ditengah-tengahnya sebagai pembanding dari masingmasing fokus yang diterima oleh LDR terkuat tersebut. Kepekaan paling kuat dari LDR tersebut akan diikuti oleh pergerakan solar cell hingga terdapat nilai kepekaan yang sama antara salah satu LDR yang diikuti tersebut dengan LDR yang ditengah sebagai pembandingnya. Dengan kondisi ini maka solar cell akan selalu mendapatkan sinar matahari secara optimal disepanjang hari.

Selain memanfaatkan sensor peka cahaya realisasi alat ini juga didukung dengan beberapa rangkaian terkombinasi yang masing-masing berfungsi sebagai penyimpan energi listrik yang diterima oleh solar cel tersebut dalam hal ini diaplikasikan kedalam accumulator 12 volt. Selain ini juga terdapat unit penampil data daya yang dihasilkan oleh penerimaan energi pada solar cel. Sedangkan sebagai penggerak / tracker solar cell ini menggunakan motor DC terkopel gearbox yang masing-masing track-nya digerakkan melalui sistem pemrograman pada mikrokontroller AT 89S52. Secara keseluruhan realisasi sistem ini ditunjukkan seperti:


Gambar 1 Diagram Blok Sistem Kerja Solar Ttracker

Sistem Rangkaian Sensor Peka Cahaya



Pada alat ini menggunakan empat buah sensor peka cahaya LDR yang dipasang sebagai pelacak arah fokus datangnya sinar matahari, di mana ke empat sensor tersebut membentuk formasi layang-layang sama sisi dan di tengahnya terdapat sebuah LDR lagi yang berfungsi sebagai pembanding kuat cahaya yang diterima oleh masing-masing sensor pada kondisi terfokusnya. Pada kondisi sebuah sensor mempunyai kepekaan terkuat maka tracker akan bergerak menuju arah tersebut hingga didapatkan suatu kondisi kepekaan sensor terkuat tersebut sama dengan kepekaan yang diterima oleh sensor yang ditengah sebagai pembandingnya. Pada aplikasinya keempat sensor tersebut masing-masing dihubungkan dengan komparator pada input inverting, sementara sensor yang di tengah dihubungkan pada keempat komparator tersebut pada input non invertingnya.


 Gambar 2 Skematik Posisi dan Sistem Rangkaian Sensor
Berdasar prinsip kerja LDR dimana pada kondisi mendapatkan cahaya maka tahanannya turun, sehingga dengan metode rangkaian diatas pada LDR yang mendapatkan kuat cahaya terbesar maka tegangan yang dihasilkan adalah tertinggi. Masing-masing tegangan keluaran LDR terhubung dengan terminal inverting rangkaian komparator. Sehingga dengan sistem rangkaian diatas, komparator akan menghasilkan logika tinggi jika salah satu dari ke empat LDR mempunyai tegangan keluaran lebih besar dari tegangan keluaran pembadingnya. Logika keluaran rangkaian komparator inilah yang digunakan sebagai sinyal informasi bagi rangkaian pemrograman untuk menggerakkan motor DC menuju arah LDR dengan tegangan terbesar tersebut. Dengan demikian Tracker akan mencari sumber cahaya terkuat hingga didapatkan kondisi tegangan keluaran LDR pembanding sama atau bahkan lebih besar dari keempat LDR yang dituju tersebut. Pada kondisi ini keluaran komparator berlogika rendah sehingga melalui pemrograman pada mikrokontroller putaran motor DC akan dihentikan.


SISTEM MINIMUM MIKROKONTROLER AT89S52

Dalam menjalankan chip IC mikrokontroler MCS-51 memerlukan komponen elektronika pendukung lainnya. Suatu rangkaian yang paling sederhana dan minim komponen pendukungnya disebut sebagai suatu rangkaian sistem minimum. Dalam perancangan Tugas Akhir ini, sistem minimum mikrokontroler AT89S52 terdiri dari:

1. Chip IC mikrokontroler AT89S52 keluarga MCS-51
2. Kristal 12 MHz
3. Kapasitor
4. Resistor


Gambar 3 Sistem Minimum Mikrokontroler AT89S52



Gambar 4 Diagram Alir Mikrokontroller sebagai Penggerak Solar Tracker
Berdasar diagram alir yang disusun diatas maka dapat dirancang suatu metode pemrograman berbahasa assembler sebagai proses pengalamatan data komparator.
 
PERANCANGAN RANGKAIAN DRIVER

Rangkaian driver dirancang untuk mengaktifkan motor DC sebagai penggerak solar tracker. Kombinasi rangkaian driver ini dirancang supaya motor DC dapat berputar forward-reverse, menyesuaikan input program yang bekerja berdasar pembacaan sinyal dari LDR. Rangkaian driver ini diperlukan untuk memberikan pemisahan tegangan kontrol sebesar 5 volt yang dihasilkan dari keluaran mikrokontroller menjadi tegangan sesuai yang dibutuhkan oleh motor DC tersebut. Untuk merealisasi ide ini dilakukan dengan menggunakan transistor yang memanfaatkan tegangan kecil dari mikrokontroller sebagai pemicu dioda masukannya dan memberikan tegangan yang relatif lebih besar pada transistor keluarannya. Metode reverse-foreward pada cara kerja motor DC dilakukan dengan membalik arah arus yang melalui motor, hal ini direalisasikan dengan menempatkan empat buah relay sebagai pembentuk arah arus dimana relay digerakkan dari sebuah driver BD 139 yang memicu transistor D 313.


 

Gambar 5 Rangkaian Driver


Driver pada rangkaian diatas menggunakan BD 139 untuk memicu transistor D 313 pada rangkaian daya penggerak motor DC. Untuk setiap motor dengan arah gerakan referse forward digerakkan dengan menggunakan empat buah relay (C1, C2, C3, C4) sebagai saklar daya yang membentuk kuadrant arah arus yang masuk pada polaritas motor. Dimana C1 dan C2 aktif bersama sebagai pemicu forward motor DC, dan C3 dan C4 aktif bersama sebagai pemicu reverse motor DC. Dengan konfigurasi rangkaian seperti pada gambar diatas maka dapat daiuraikan prinsip kerja aliran arus sebagai penggerak motor sebagai berikut, saklar C1 dan C2 mengalami kondisi ON – OFF secara bersama-sama demikian juga saklar C3 dan C4 karena keduanya dipicu dari sebuah transistor. Pada saat transistor S1 mendapatkan pulsa maka relay C1 dan C2 ON menyebabkan masing-masing kontak nya terhubung ke NO sehingga motor pada sisi “a” menuju C1 terhubung ground dan motor pada sisi “b” menuju C2 terhubung tegangan VCC. Kondisi ini menyebabkan motor berputar pada arah tertentu (sebut saja kanan). Pada saat transistor S2 mendapatkan pulsa maka relay C3 dan C4 ON menyebabkan masing-masing kontaknya terhubung ke NO sehingga motor pada sisi “a” menuju C4 terhubung tegangan VCC dan motor pada sisi “b” menuju C3 terhubung ground. Kondisi ini menyebabkan motor berputar pada arah sebaliknya. Dengan demikian berdasarkan pemicuan pulsa pada transistor 1 dan 2 akan mengaktifkan ke empat relay tersebut untuk membuat suatu kondisi motor berputar pada dua arah yang saling berlawanan. Sedangkan pada BD 139 sendiri memiliki cara kerja dimana ketika tegangan dari output mikrokontroller memicu dioda led pada pin 1, dioda tersebut akan memancarkan sinar yang diterima oleh fototransistor sehingga transistor pada sisi keluaran BD 139 menutup, hal ini menyebabkan arus pada sumber (VCC) mengalir dari Kolektor menuju Emitor dan memicu transistor.
SUMBER DAN REFERENSI : 
http://joaldera.blogspot.com/2007/09/pemanfaatan-mikrokontroler-sebagai.html
imahmaulana.blogspot.com

PING ULTRASONIC



Sensor jarak ultrasonik PING))) buatan Parallax merupakan sensor jarak yang presisi. Dapat melakukan pengukuran jarak 2 cm sampai 3 meter dan sangat mudah untuk dihubungkan ke mikrokontroler menggunakan sebuah pin I/O.
Sensor PING))) bekerja dengan cara memancarkan sinyal ultrasonik sesaat dan menghasilkan pulsa output yang sesuai dengan waktu pantul sinyal ultrasonik sesaat kembali menuju sensor. Dengan mengukur lebar pulsa pantulan tersebut jarak target didepan sensor dapat diketahui.
Fitur
• Tegangan suplai : 5 VDC
• Konsumsi arus :  30 mA typ; 35 mA max
• Jarak : 2 cm to 3 m (0.8 in to 3.3 yrds)
• Input Trigger :  positive TTL pulse, 2 uS min, 5 µs typ.
• Echo Pulse : positive TTL pulse, 115 uS to 18.5 ms
• Echo Hold-off :  750 µs from fall of Trigger pulse
• Burst Frequency : 40 kHz for 200 µs
• Burst Indicator LED shows sensor activity
• Delay before next measurement – 200 µs
• Size – 22 mm H x 46 mm W x 16 mm D (0.84 in x 1.8 in x 0.6 in)
Code Program di AVR :
#include           
#include                   
#define PULSE PORTA.0
#define ECHO PINA.0
#define ARAH DDRA.0
#define OUT 1
#define INP 0
unsigned int count=0;
float jarak;
unsigned char kata1[16];
unsigned char kata2[16];
while (1)
               
     
      // Place your code here    
      // port as output 
      count=0;
     
      ARAH=OUT;
      // pulse 2us
      PULSE=1;
      delay_us(5);       
      PULSE=0;
                 
      // port as input                  
      ARAH=INP;      
      // with pull-up
      PULSE=1;            
            
      while (ECHO==0) {};
     
      while (ECHO==1)
        count++;

kerajinan tangan

Kerajinan tangan ini merupakan peluang bisnis yang bagus sekali dan cocok untuk ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan keluarga. Minat konsumen akan bunga sebagai hiasan di dalam ruangan memang cenderung meningkat. Para konsumen menginginkan ruangan mereka terlihat asri dan indah dengan memberikan hiasan rangkaian bunga pada setiap ruangan. Besarnya minat yang datang dari para konsumen pecinta bunga, mampu memberikan ide bagi para pelaku usaha untuk menciptakan peluang usaha bunga imitasi yang terbuat dari plastik.

kerajinan tangan


Kreasi kerajinan tangan bunga plastik ini muncul ketika para konsumen mulai mengeluhkan biaya yang harus mereka keluarkan untuk membeli bunga asli yang hanya tahan untuk beberapa hari saja. Keindahan yang diberikan bunga asli memang tidak bisa tahan lama, maksimal hanya bisa bertahan sampai 1 minggu saja. Sejak itu, kini banyak muncul para penjual bunga yang menciptakan bunga plastik. Biasanya bahan yang sering digunakan adalah plastik, pita, plastik sedotan, hingga kertas.

Kualitas kreasi bunga plastik yang kini dipasarkan, memiliki bentuk yang sangat mirip dengan bunga aslinya. Sehingga bunga plastik diminati pula oleh para konsumen. Selain itu bentuknya yang mirip dengan aslinya, bunga plastik juga bisa bertahan lebih lama daripada bunga asli. Dan yang lebih menarik lagi, bunga plastik bisa dibersihkan jika mulai kotor. Hanya dengan merendamnya dengan deterjen, maka warnanya akan kembali cerah seperti baru lagi.

Kreasi bunga plastik juga bisa dirangkai, layaknya seperti rangkaian bunga asli. Dengan merangkai bunga plastik yang disertai dengan pot cantik, memberikan nilai jual yang lebih mahal disbanding bunga plastik yang tidak dirangkai. Jadi dengan kreasi bunga plastik kita dapat membuka dua peluang usaha sekaligus, usaha menjual bunga plastik eceran serta menjual rangkain bunga plastik yang cantik. Kreasi bunga plastik dapat dijadikan sebagai salah satu bisnis rumahan yang menjanjikan. Kini peluang sukses dengan bisnis rumahan pun sangat terbuka lebar.

Berikut kami berikan salah satu contoh cara pembuatan bunga plastik yang paling sederhana, cukup menggunakan sedotan plastik bekas yang ada di sekitar Anda.

Alat :
Gunting
Cutter
lem

Bahan :
Sedotan
lidi atau bisa diganti dengan kawat yang agak besar (diameternya sekitar 2 mm)
kertas krep atau dapat diganti dengan kertas pita
bekas botol plastic sebagai tambahan aksesoris

Cara Pembuatan :
Potong sedotan dengan panjang ± 10 cm
Setelah itu ujung sedotan dibelah menjadi empat, kita bisa mengesut sedotan yang telah dibelah sehingga berbentuk lebih mekar dan agak lemas.
Kemudian gunting tiap ujung sedotan yang telah dibesut, membentuk lancip menyerupai bentuk kelopak bunga asli
Beberapa sedotan tersebut kemudian digabungkan menjadi satu sehingga berbentuk bunga sedang mekar
Bunga ini kemudian kita ikatkan pada kawat atau lidi yang telah dibalut kertas krep
Sedangkan untuk daunnya bisa dibuat dari potongan kertas pita atau dari potongan bekas gelas plastic
Setelah satu tangkai bunga telah jadi, buat tangkai – tangkai berikutnya dengan cara yang sama. Dan untuk yang terakhir rangkailah tangkai bunga tersebut ke dalam pot bunga yang telah diisi spoon/ busa.

Digital Subscriber Line


Digital subscriber line (DSL) merupakan suatu teknologi modem yang menggunakan saluran telepon twisted pair existing untuk mentransmisikan data berpita lebar. Pada dasarnya perkembangan DSL ini merupakan teknologi yang memanfaatkan media kabel tembaga untuk mengalirkan layanan berpita lebar.

Modem DSL biasanya banyak digunakan pada layanan ISDN basic rate. Pada proses pentransmisian data DSL melakukan transmisi data secara dua arah sekaligus (duplex) pada kecepatan 160 Kbps melalui kabel tembaga dengan rentang sampai 6 km.

DSL memiliki berbagai macam variasinya. Oleh karena itu didepan kata DSL ditambahkan huruf "X" yang merupakan variasi dari teknologi DSL tersebut. Masingmasing teknologi x-DSL tersebut mempunyai perbedaan dalam kecepatan dan mode operasinya. Variasi teknologi x-DSL adalah sebagai berikut :

  1. Asymmetrical Digital Subscriber Line (ADSL)
  2. Consumer Digital Subscriber Line (CDSL)
  3. ISDN-Digital Subscriber Line (IDSL)
  4. High bit rate Digital Subscriber Line (HDSL)
  5. Symmetric High Speed DSL (SHDSL)
  6. Rate-adaptive Digital Subscriber Line (RADSL)
  7. Very High bit-rate Digital Subscriber Line (VDSL)
  8. Single or Symmetric Digital Subscriber Line (SDSL)


Asymmetric Digital Subscriber Line

Teknologi ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi Modem yang memiliki kecepatan transfer data sebesar 1,5 Mbps sampai 8 Mbps untuk mendukung implementasi layanan multimedia pada jaringan broadband dengan menggunakan satu pair kabel tembaga.

Disebut asymmetric karena laju kecepatan transmisi dari dua arah berbeda, dimana kecepatan dari arah downstream adalah 1,5-8 Mbps sedangkan bit rate upstream 16-640 Kbps.

Perbedaan kecepatan tersebut terjadi karena pada dasarnya kebutuhan koneksi internet lebih banyak untuk pengambilan data (download) di bandingkan untuk pengiriman informasi (upload). Transmisi ADSL bekerja sampai jarak 5,48 km pada sepasang kawat tembaga pilin (single twisted pair).

Bersama dengan akses Internet, perusahaan telekomunikasi lebih memungkinkan untuk dapat memberikan layanan akses LAN jarak jauh (remote LAN) dan layanan VOD (video on demand) melalui ADSL Modem ADSL digunakan pada frekuensi di atas 4 KHz.

ADSL membagi bandwidth menjadi beberapa bagian sebagai berikut :

a. Band frekuensi rendah (0 ~ 4 KHz) untuk voice (POTS) atau fax (system dial up)
b. Band frekuensi tinggi (26 KHz ~ 1.1 MHz) untuk data.
c. Antara 4KHz – 26KHz digunakan sebagai guard band

Cara kerja ADSL adalah berupa proses dial-up connection. Jika ada permintaan dari user untuk akses internet, maka modem ADSL sisi sentral akan langsung memprosesnya (sebelumnya dilakukan pemisahan di splitter informasi yang diminta berupa data atau suara). Selanjutnya informasi tersebut akan dilewatkan melalui MDF-RK-DP-KTB, kemudian di sisi pelanggan informasi data tersebut masuk ke splitter lagi, jika informasinya berupa akses internet (data) maka akan disalurkan ke modem ADSL sisi pelanggan kemudian diteruskan ke PC user, jika berupa suara maka dari splitter langsung ke telepon, jika yang diminta video maka dari splitter masuk ke modem ADSL lalu masuk ke Set Top Box (STB) baru ke layer TV.

Konfigurasi umum ADSL dengan jaringan kabel tembaga eksisting adalah sebagai berikut:

Modem ADSL menggunakan teknik modulasi multicarrier atau lebih dikenal dengan istilah DMT (Discrete Multitone) karena mampu mengalokasikan bandwidth untuk transmisi data sehingga transmisi dari tiap sub kanal lebih maksimal. Teknik multiplexing yang digunakan pada teknologi ADSL adalah melalui FDM (Frekuensi Division Multiplexing) atau Echo Cancellation

SDSL (single-line digital subscriber line)

SDSL memiliki kesamaan dengan HDSL yaitu memiliki kecepatan upstream dan downsteam sebesar 1,544 Mbps. Pada penerapannnya SDSL menggunakan sepasang kawat tembaga pilin saja. Dalam aplikasinya SDSL digunakan untuk jarak sekitar 3 km.

VDSL (Very-high-data-rate digital subscriber line)

Teknologi VDSL merupakan teknologi DSL yang bersifat asimetris, artinya kecepatan downstream dan upstream berbeda. Dan teknologi ini di gunakan dalam jarak operasi yang pendek yaitu pada jarak 304 meter - 1,37 Km. Tetapi teknologi ini dapat digunakan untuk lebar pita rata-rata 13 Mbps sampai 52 Mbps untuk downstream dan 1,5 Mbps sampai 2,3 Mbps untuk upstream-nya melalui sepasang kawat tembaga pilin. Lebar pita yang tersisa memungkinkan perusahaan telekomunikasi memberikan program layanan HDTV (high-definition television) dengan menggunakan teknologi VDSL.

HDSL (High-data-rate digital subscriber line)

Teknologi HDSL bersifat simetrik, dapat memberikan lebar pita 1,544 Mbps di setiap jalurnya pada dua pasang kawat tembaga pilin . Karena kecepatan HDSL sesuai dengan saluran T1 maka pada aplikasinya teknologi ini dapat dipakai untuk menyediakan layanan T1.

Jarak jangkauan teknologi HDSL ini adalah 3,65 Km. Oleh karena itu, untuk memperpanjang jarak jangkauannya harus ditambahkan penguat sinyal (repeater atau memakai ukuran kabel yang memiliki diameter lebih besar).

HDSL membutuhkan dua pasang saluran. Oleh karena itu, teknologi ini banyak digunakan terutama untuk koneksi jaringan PBX, digital loop carrier system, antar sentral, server internet dan jaringan data pribadi. Transportasi komunikasi melalui HDSL dapat diterapkan pada akses primer ISDN (ISDN PRA), jalur sewa 2 Mbps dan layanan fraksional yang menempati n x 64 Kbps.

HDSL merupakan basis universal untuk layanan pelanggan (suara, data, video) dan dapat digunakan sebagai transportasi sementara seperti pada base station network yaitu selullar, GSM dan PCN

SHDSL (Symmetric High-data-rate digital subscriber line)

SHDSL adalah teknologi x-DSL yang merupakan pengembangan dari HDSL. Dimana dalam aplikasinya digunakan 1 pair maupun 2 pair tembaga yang memiliki kecepatan upstream dan downstream yang sama yaitu 2,320 Mbps.Berdasarkan standar ETSI untuk kondisi saluran pelanggan yang akan diaplikasikan teknologi G.SHDSL 2 Mbps harus memenuhi beberapa parameter berikut :

1. Kontinuitas yang baik
2. Tahanan isolasi (Rab, Rat, Rbt) : = 10 MΩ pada tegangan = 90 Vdc
3. Resistance unbalance/difference : = 4% (antara urat a dan b)
4. Longitudinal balance : = 50 dB
5. Redaman kabel: = 51 dB (pada frekuensi 400kHz)
6. Tahanan loop = 900 Ω
7. S/N = 24dB
8. Impedansi untuk semua sistem ADSL : 80 - 170 Ω

IDSL (ISDN Digital Subscriber Line)

IDSL adalah salah satu type teknologi xDSL yang berbasis pada teknologi ISDN BRA (Basic Rate Access). IDSL menawarkan layanan dengan kecepatan kirim dan terima yang sama sebesar 144 Kbps. IDSL hanya menawarkan layanan komunikasi data tidak untuk komunikasi suara. Jika saluran tidak mampu untuk aplikasi ADSL 4 Mbps dan G.SHDSL maka akan dilihat hasil ukur dari pengukuran ISDN BRA.

Aplikasi Wideband CDMA Pada Jaringan GSM


Pada aplikasi penerapan sistem akses WideBand CDMA (W-CDMA) pada Abis interface jaringan eksis GSM (antara BSC dengan BTS). Penambahan sistem W-CDMA pada jaringan GSM akan menambah perangkat transceiver WCDMA pada struktur Abis interface jaringan GSM yang dapat dimanfaatkan untuk layanan data kecepatan tinggi.

Asumsi–asumsi yang digunakan :

  • Dual mode terjadi pada BSS (Base Stasion Sub Sistem) dan pada MS tidak terjadi dual mode
  • MSC telah mampu melayani 2 sistem (TDMA/W-CDMA)

BSS terdiri dari BSC yang mengontrol satu atau lebih BTS yang berisi beberapa TRX (Transmitter Receiver). Abis interface mempunyai kemampuan mendukung 3 konfigurasi BTS internal yang berbeda yaitu :

  1. Satu TRX.
  2. Beberapa TRX yang semuanya dilayani oleh satu kanal fisik secara bersama.
  3. Beberapa TRX yang masing–masing mempunyai kanal fisik.

Sedangkan BCF (Base Control Function) berfungsi mengatur fungsi common control antara transmitter dan receiver serta kanal fisik pada BTS. Penerapan dual mode WCDMA pada Abis interface dilakukan dengan menambah perangkat TRX WCDMA pada BSS yang proses transmisinya diatur oleh BSC.

Struktur kanal dual mode GSM/WCDMA secara garis besar terdiri atas kanal kontrol, kanal data TDMA, kanal data WCDMA.

Kanal kontrol terdiri atas kanal kontrol sistem TDMA dan kanal kontrol sistem W-CDMA. Penerapan teknik dual mode W-CDMA pada jaringan GSM dilakukan dengan menambahkan addresing bit pada W-CDMA sebagai tanda frame W-CDMA, sehingga pada penerima MS atau BTS dapat mengidentifikasi frame–frame W-CDMA.

Adanya field address akan diidentifikasi sebagai frame W-CDMA atau frame TDMA oleh BSC pada kanal uplink untuk pengolahan data serta mengirim ke MSC untuk keperluan routing, roaming dan lain-lain. Pada sistem TDMA (GSM) adanya field address akan mengubah algoritma pemrosesan data pada radio link.

Dengan adanya penambahan addressing ini maka terjadi perubahan proses channel coding pada sistem GSM. Penambahan bit addressing adalah 3 bit sehingga output dari channel coding mempunyai bit rate (456+3)bit/20ms = 22,95 kbps.

Pada sistem W-CDMA terdapat field address sehingga akan mengubah algoritma channel coding dengan menambahkan field address setelah interleaving.